Pertolongan Untuk Orang yang Keracunan

master

Penting untuk Anda mengetahui cara memberi pertolongan pertama untuk orang yang keracunan.  Hal ini dikarenakan keracunan dapat dialami oleh siapa saja di sekitar Anda, baik anak-anak maupun orang dewasa sekalipun. Keracunan tidak hanya dapat menyebabkan masalah kesehatan, tapi juga dapat menyebabkan kematian.

Keracunan

Pertolongan Untuk Orang yang Keracunan

 Keracunan adalah suatu kondisi dimana tubuh bereaksi terhadap zat-zat kimia yang masuk ke dalam tubuh melalui cara ditelan, dicium, disentuh, atau disuntikkan. Dalam kehidupan sehari-hari, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan keracunan, seperti mengonsumsi obat-obatan dengan dosis tinggi dan terpapar karbon monoksida dalam konsentrasi tinggi.

Terutama bagi Anda yang memiliki anak-anak di rumah, sebaiknya perhatikan tempat penyimpanan obat-obatan serta bahan kimia seperti pembersih lantai, sabun dan keperluan rumah tangga lainnya. Hal ini dikarenakan anak-anak sangat sensitif terhadap obat-obatan dan bahan kimia walaupun dalam jumlah sedikit. Jadi, penting untuk Anda mengetahui cara memberikan pertolongan pertama untuk orang yang keracunan.

Pertolongan pertama untuk keracunan berbeda-beda

Cara memberi pertolongan untuk keracunan pada setiap orang berbeda-beda, tergantung pada beberapa hal ini:

  • Anda harus mengetahui jenis dan jumlah zat yang menyebabkan keracunan.
  • Usia orang yang mengalami keracunan.
  • Gejala yang terlihat pada orang yang keracunan.

Bila Anda melihat ada potensi keracunan pada seseorang atau pada diri Anda sendiri, segera hubungi Halo BPOM di 1500533. Anda juga dapat menghubungi Sentra Informasi Keracunan Nasional (SIKer Nas) di sekitar daerah Anda berada. SIKer Nas adalah suatu unit kerja dari pemerintah yang mengumpulkan dan menyiapkan berbagai informasi tentang keracunan. Nomor telepon SIKer Nas dapat diperoleh di website.

Gejala keracunan yang sering terjadi

Gejala dan tanda keracunan umum:

  • Gangguan irama jantung dan peredaran darah pada zat tertentu.
  • Bekas suntikan, gigitan, dan tusukan.
  • Gangguan pada kulit.
  • Kejang-kejang.
  • Pucat atau sianosis.
  • Lemas, lumpuh, dan kesemutan.
  • Mual, muntah, dan diare.
  • Nyeri kepala, pusing, dan gangguan penglihatan.
  • Gangguan pernapasan.
  • Penurunan respon.
  • Riwayat yang berhubungan dengan proses keracunan.

Anda juga perlu memperhatikan kondisi di sekitar, seperti adanya kemasan pil atau botol yang kosong, luka bakar, noda, serta adanya bau pada korban keracunan atau benda di dekatnya. Bila terjadi pada anak-anak, perhatikan apakah anak itu menempelkan koyo obat atau menelan baterai kecil.

Kapan korban keracunan harus dibawa ke rumah sakit?

Anda perlu menghubungi 119 atau membawa langsung korban keracunan ke rumah sakit sabung ayam online, bila orang yang keracunan mengalami kondisi di bawah ini:

  • Overdosis akibat mengonsumsi obat-obatan atau zat kimia lain, hal ini biasa terjadi ketika mengonsumsi obat atau zat dalam dosis tinggi, serta mengonsumsi alkohol.
  • Mengalami kejang-kejang.
  • Perubahan emosi, seperti merasa gelisah atau semangat yang tidak terkendali.
  • Adanya gangguan pernapasan atau korban keracunan berhenti bernapas.
  • Mengantuk atau tidak sadarkan diri.

Anda juga perlu mempersiapkan diri untuk menjelaskan kondisi korban keracunan kepada petugas kesehatan, mulai dari gejala, usia, berat badan, obat-obatan yang digunakan serta informasi lain yang Anda ketahui tentang penyebab keracunan. Berikan juga benda-benda yang Anda temukan di sekitar korban kepada petugas untuk memudahkan petugas mencari penyebab keracunan terjadi.

Baca Juga : Tips Menurunkan Berat Badan di Usia 30-an

Pertolongan pertama yang dapat diberikan untuk orang keracunan

Pertolongan pertama yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Jika korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, seperti tidak bergerak, bernapas, atau batuk, segera lakukan resusitasi jantung (CPR)
  • Jika korban muntah, miringkan kepalanya ke samping untuk mencegah tersedak.
  • Untuk racun yang dihirup hidung, bawalah ke tempat terbuka menghirup udara segar.
  • Untuk racun yang terkena mata, bilaslah mata dengan air sejuk atau hangat-hangat kuku selama 20 menit atau sampai pertolongan datang.
  • Untuk racun yang tersentuh kulit, lepaskan pakaian yang terkontaminasi lalu cucilah kulit selama 15 sampai 20 menit di air yang mengalir.
  • Untuk racun yang tertelan, buanglah segala sesuatu yang ada di dalam mulut korban. Jika dikarenakan zat pembersih rumah, segera periksa label kemasan untuk mengetahui cara mengatasinya.

Hal-hal diatas adalah beberapa hal yang dapat dilakukan pada diri sendiri atau orang di sekitar Anda yang mengalami keracunan. Jadi penting bagi Anda mengetahui cara memberikan pertolongan pertama untuk orang yang keracunan, serta mengetahui setidaknya nomor telepon penting untuk pertolongan ambulans.